Harga Alat Kesehatan Naik 35 %

SURABAYA-warta online (2/6/2014)

Naiknya Tarif Tenaga Listrik (TTL) industri  dan bisnis mendongkrak naiknya harga Alat Kesehatan (Alkes) sekitar 30-35 persen. Ini karena biasa produksi yang naik  cukup besar.

Ketua Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Jatim Drs Paulus Totok Lucida Apt, mengatakan, perusahaan obat sudah tahu kalau TTL akan naik sehingga sudah mengantisipasinya, namum untuk menaikkan perusahaan berbeda.

Ada yang menaikkan  mulai 1 Mei, ada juga yang menunggu stok habis. Namun semuanya naik dan ini dikeluhkan oleh konsumen dan apotek. “Kalau harganya naik, maka dana yang dikeluarkan untuk kulakan obat ikut naik,” kata Drs Paulus Totok Lucida ketika dihubungi Senin (2/6/2014).

Totok memberikan contoh, harga jarum suntik insulin, sebelumnya antara Rp 2.000 sampai Rp 2.500 per unitnya. Kini naik menjadi antara Rp 3.000 sampai Rp 3.500 per unitnya. Padahal jarum itu digunakan untuk satu kali penyuntik.  Karena harganya naik, kini pasien diabetes ada yang menggunakan jarum suntik untuk beberapa kali.

Untuk harga obat, jelas Drs. Paulus Totok Lucida, naik sekitar  5 persen. Tidak sebesar Alkes. Ini karena pemerintah masih memberikan subsidi. Misalnya keringanan pajak.

Dijelaskan, kenaikan TTL tersebut dilakukan secara bertahap selama dua bulan sekali sampai Desember 2014. Total kenaikan tarif untuk golongan bisnis golongan 1 sampai golongan 3 adalah 38,9 persen, dan untuk  industri  sekitar  adalah 64,7 persen.(din/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »