Empat Spesialais Prampok Bank Di Tembak Mati

Wartaonline.co.id-Surabaya (13/6)

Petugas kepolisian Polrestabes Surabaya akhirnya menembak mati Empat pelaku perampokan spesialis Bank. Mereka yang  ditangkap hidup-hidup merupakan komplotan perampok spesialis nasabah Bank. Kelima tersangka juga merupakan perampok antar kota antar provinsi.

Kombes Pol Setija Junianta Kapolrestabes Surabaya mengatakan, tersangka tidak hanya melakukan aksi perampokan di Kota Surabaya, tetapi beberapa kota luar Provinsi Jatim, satu diantaranya Cirebon.

“Para tersangka ini selalu membawa senjata api dan senjata tajam setiap melakukan aksinya. Tersangka juga selalu menancapkan paku, untuk menggembos kendaraan milik para korbannya,” kata Kombes Pol Setija Junianta kepada wartawan, Jumat (13/6/2014).

Dia menambahkan, dari catatan kepolisian, para tersangka sudah melakukan aksi perampokan sejak tahun 2000 dengan modus yang sama. Mereka juga tidak segan untuk melukai korban, jika mendapatkan perlawanan saat melakukan aksinya.

“Para tersangka ini tergolong sadis. Mereka tidak segan melukai korbannya dengan senjata api maupun senjata tajam yang sudah disiapkan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, polisi berhasil meringkus lima pelaku perampokkan yang selalu menggunakan senjata api (Senpi) dalam setiap aksinya. Empat dari lima pelaku tersebut terpaksa ditembak mati petugas karena melakukan perlawanan saat upaya penangkapan, Jumat (13/6/2014) dini hari.

Keempat tersangka yang ditembak petugas yaitu, Arman alias Teyeng (53) warga Karang Ploso Kabupaten Malang; Hendro Utomo (43) warga Sumberejo, Pandaan Pasuruan; Moch Soleh alias Sunda (41) warga Gundih, Bubutan, Surabaya Surabaya; serta Bambang Hermanto (47) warga Bangunrejo Lor Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Dan Iwan Aditya alias Achwan (44) warga Pondok Benowo, Pakal, Surabaya ditangkap hidup-hidup, yang merupakan joki motor saat aksi perampokan di Jl. Arjuno, Surabaya. (wak/dwi/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »