Adu Ketupat Jelang Ramadhan Tiba Di Bangka

Bangka Belitung (wartaonline.co.id) 22/6

Indonesia kaya akan keragaman budaya dan tradisi yang unik, nah dibangka belitung /tepatnya didesa tempilang kabupaten bangka barat,ada tradisi unik yang dilakukan warga menjelang bulan suci ramadhan, yaitu tradisi perang ketupat, bagaimana serunya tradisi perang ketupat ini, berikut liputannya.

Ritual tradisi perang ketupat yang dilakukan warga tempilang kabupaten bangka barat/ bangka belitung  minggu siang ini didahului dengan acara tari tarian adat sebagai pembuka acara perang.

Para dukun kampung yang terdiri dari dukun darat dan dukun laut terlebih dahulu melakukan ritual hingga mengalami kerasukan dan berinteraksi memberikan wejangan kepada warga agar senantiasa hidup rukun dan menjaga keharmonisan antar sesama.

Ratusan ketupat seukuran kepalan tangan orang dewasa ,juga tak lupa di mantrai dua orang dukun/dukun darat dan laut,gunanya selain memohon keselamatan/juga/ bila terkena lemparan ketupat/  warga yang ikut dalam perang tidak merasakan sakit jika terkena lemparan ketupat saat perang berlangsung.

Saat aba-aba perang dimulai, para warga pun saling serang,melempari ketupat kelawan masing-masing.

Menghindari sakit diantara mereka/usai perang kedua kelompok pun harus saling bermaafan.

Perang ketupat ini merupakan tradisi yang diadakan di sekitar kawasan pantai kuning/ bangka barat, merupakan adat kampung berguna warga terhindar dari musibah dan diberi keselamatan.

Wakil gubernur bangka belitung, hidayat arsani yang datang melihat ritual acara perang ketupat mengatakan tradisi adat perang ketupat ini harus kita jaga bersama karna merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa indonesia.

Selain melakukan ritual perang ketupat/ ditempat ini juga dilakukan membuang miniatur kapal kelaut yang dipercaya untuk membuang sial masyarakat desa tempilang/

Selama 3 hari 3 malam usai perang ketupat/ warga diminta untuk  tidak  melaut /bila ada warga yang melanggar/ maka warga tersebut harus dikenakan sangsi berupa denda sebanyak 40 nampan bubur merah putih yang akan dibagikan untuk dimakan seluruh warga desa tempilang//

Dalam acara adat perang ketupat ini / masyarakat juga senantiasa mengadakan acara nganggung atau makan bersama didalam masjid  setiap kali acara perang ketupat dilaksanakan//

Tradisi perang ketupat ini juga rutin dilakukan warga setiap tahunnya dalam menyambut bulan suci ramadhan yang tinggal beberapa hari dilaksanakan umat islam.(fat/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »