Warga Nu bakal Bikin Toko Bazaar

Pasuruan (wartaonline.co.id) 25/5

Warga Nahdliyin hingga kini masih tertinggal jika di bandingkan non pribumi yang menikmati kehidupan lebih layak. Hal ini disebabkan beberapa factor yang menjadikan warga Nu ini masih tertinggal dalam peningkatan ekonomi, Salah satunya belum di berdayakan warga NU ini.

Hal ini di sampaikan oleh KH. Mutawakil alallah ketua PWNU Jawa Timur, di acara Turba Harlah Nu ke -91 minggu (25/5) di Gedung Pemkab kabupaten Pasuruan. Menurutnya, Untuk memberdayakan tingkat ekonomi masyarakat NU itu, PWNU jatim melalui Bidang lembaga Perberdayaan ekonomi keumatan (LPNU) telah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan ternama guna meningkatkan pendapatan ekonominya.

Melalui program pemberdayaan eknomi warga Nahdliyin ini yakni dengan membuka toko Bazaar yang kini telah di daftarkan ke depkumham menjadi hak Paten. Melihat toko yang berdiri saat ini telah di kuasai oleh para pemodal asing sedangkan yang membeli masyarakat Nahdliyin, jika bisa warga nU yang beli maka keuntungan tersebut bisa dinikmati para warga sendiri dengan system kepemilikan saham bersama.

Ide pendirian toko Bazaar ini di lontarkan Drs. H. Arief affandi ketua LPNU PWNU jawa Timur , mengatakan , “Jika warga NU mmpunyai toko sendiri, maka kita akan menikmati hasilnya itu untuk kepentingan warga sendiri “ kepada wartajatim.com di acara turba NU minggu (25/5).

Sementara ini toko yang sudah buka Sedati Sidoarjo, Gresik , sedangkan di kabupaten Pasuruan akan di batasi dulu berdiri 10 toko. Saat ini ada beberapa program NU yang sedang di galakan adalah di bidang peningkatan perekonomian masyarakat, bidang kesehatan, dan bidang pendidikan yang paham ahli sunah wal jamaah.

Acara turba PWNU jatim itu, di hadiri oleh tokoh NU dan para cendikiaawan NU itu , tampak pula Bupati Pasuruan, HM. Irsyad yusuf, Wakil Bupati , Riang Kulup Prayuda, ketua PWNU Jawa Timur, Mutawakil Alla llah, serta ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH. Son Haji Abdussomad, ketua PCNU Bangil dan Ketua PCNU Kota Pasuruan. (cam/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »