KPK Belum Menahan Menag Surya Darma Ali

 

jakarta (wartaonline.co.id) 23/5

Setelah menag Surya Darma Ali di tetapkan menjadi tersangka kasus dugaan dana Haji ,KPK  melaui juru bicara Johan Budi menyatakan masih belum ada rencana penahanan pada Suryadharma Ali Menteri Agama.

Hal ini masih menunggu protap sehingga mudah untuk menggiring orang nomor satu di kemenag itu yang terjarat dugaan kasus  korupsi pengadaan barang dan jasa dalam penyelenggaraan haji tahun anggaran 2012-2013.

“Kalau rencana penahanan sampai hari ini masih belum, kemarin memang kami menyampaikan informasi proses penyelidikan penyelewengan terkait penyelenggaraan haji yang ditingkatkan proses penyidikan dengan tersangka Menag. Termasuk kapan SDA akan diperiksa lagi saya juga masih belum mendapatkan informasi dari penyidik,” kata Johan Budi Juru Bicara KPK pada Radio Suara Surabaya, Jumat (23/5/2014).

Namun, kata dia, sudah dilakukan pencekalan ke luar negeri pada Suryadharma Ali sejak Kamis (22/5/2014) hingga enam bulan ke depan.

Setelah penetapan tersangka, kata Johan, tim melakukan penggeledahan di ruang Anggito Abimanyu Dirjen Haji dan Umroh Kemenag hingga Jumat (23/5/2014) pagi.” Kalau ruangan yang digeledah memang banyak tapi masih di bawah naungan Dirjen Haji dan Umroh Kemenag,” ujar dia.

Penggeledahan di ruang Dirjen Haji dan Umroh Kemenag, kata dia, untuk kepentingan penyidikan yang menduga ada jejak tersangka atau dokumen bukti yang bisa digunakan untuk pengembangan kasus.” Masih belum ada info dari penyidik soal barang apa saja yang disita dari penggeledahan itu,” katanya.

Usai proses peningkatan status ke penyidikan, lanjut dia, yang dilakukan KPK adalah memeriksa saksi-saksi pada pekan mendatang. Kemungkinan penambahan tersangka, kata Johan, itu bisa saja terjadi. Bahkan KPK juga bertandang ke Arab Saudi untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan pada pihak yang terkait dengan proses penyelenggaraan haji.

“Kita kumpulkan keterangan baik dari WNI atau WNA di Arab Saudi. Tapi mereka belum bisa dipastikan akan jadi saksi atau tidak karena waktu tim ke Arab Saudi masih dalam tahap penyelidikan,” katanya.

Dengan ditetapkannya Menag sebagai tersangka, tambah dia, tidak ada hubungannya dengan penyelenggaraan haji 2012-2013 dan tetap harus dilakukan seperti biasanya.” Karena KPK menemukan dugaan korupsi di tahun 20012-2013. Jadi untuk haji tahun ini dan berikutnya harus tetap dilaksanakan seperti biasanya,” tambah dia. (dwi/ipg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »