Jeruk Bali Buah Di Jawa Magetan

Magetan (wartaonline.co.id) 17/5

Petani buah jeruk di magetan bakal Panen buah sekitar bulan mei-juni mendatang merupakan suatu keberkahan bagi Nur Wahid warga dukuh jajar desa Belotan Kecamatan Kawedanan Kabupaten magetan.

Tanaman jeruk kini sudah mulai berbuah di perkirakan satu bulan lagi waktunya panen raya, jeruk yang di tanam Nur Wahid warga desa jajar-Belotan ini, hanya satu jenis yakni jeruk Bali. Ketika awak media ini berkunjung ke kebunnya, tampak Nur Wahid dengan Istrinya Suyatmi, sedang membersihkan ranting –ranting yang kering dan membersihkan jamur putih ( cabuk) yang menempel di buah jeruk.

Pohon jeruk milik Nur Wahid ini tergolong subur dan lebat, sehingga setiap ranting dahan ada buah jeruk . Pohon jeruk yang di tanam oleh Nur Wahid sudah mencapai usia sekitar 15-25 tahun, untuk menangkarkan pohon buah jeruk Bali yang tumbuh di kabupaten magetan ini,dirinya dengan cara mencangkok ranting yang sudah tua .

“ Ya untuk membibit pohon jeruk bali ini, saya cangkok sehingga pohonnya nanti akan seperti bibit yang pertama, jika melalui biji akan bisa berubah jenisnya dan bahkan rasanya “ kata Nur Wahid kepada wartawan media online ini.

Menurut Wahid buah jeruk yang di tanam ini mulai buah berbunga bulan januari di perkirakan akan panen pada bulan juni mendatang.Pada saat mulai berbuah (bunga) tanah yang di bawhnya tidak boleh di cangkul hanya di bersihakn saja, karena akan mempengarui pertumbuhan bunga yang akan menjadi buah . hanya saja tanah yang di bawah pohon jeruk bali ini di siangi dan di pupuk saja dengan menggunakan pupuk daun.

Setelah bunga menjadi buah jeruk akan kelihatan yang akan menjadi buah jadi dan buah tidak jadi oleh karena setiap pagi Nur Wahid dan Istrinya merawat pohon jeruk Bali ini dengan memilih dan mengambil buah jeruk yang di anggap tidak akan jadi buah besar.

“Ciri –ciri buah yang akan menjadi buah jeruk besar di belakang tengah aka nada tanda mekar jika ada tanda d itu itu di samping maka pertanda buah jeruk itu tidak akan menjadi buah jeruk besar.”   Kata Nur wahid sambil menunjukan buah jeruk. (eko/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »