Anggota KPUD Kab. Pasuruan, Bacakan Hasil Rekap Ulang di KPU Prop.Jatim

Surabaya (wartaonline.co.id) 5/5

Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten Pasuruan, kini bisa lega setelah selama 3 hari melaksanakan rekap ulang hasil pileg 2014.dari 13 kecamatan di kabupaten Pasuruan. Menurut jadwal hasil rekap ulang hasilPileg 2014, ini (senin,5/5) akan di serahkan ke KPU Propinsi Jawa Timur.

dr. Wiwiek Winarningsih salah satu anggota Komisioner KPUD Kabuapten Pasuruaan, mengklaim jika hasil rekapitulasi ulang tersebut tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perolehan suara parpol maupun caleg., jika di prosentse ,0,0001 persen.

Rekapitulasi ulang hasilpileg 2014 di KPU kabupaten Pasuruan, selesai rekap sekitar pukul 02.30 wib. Sebelumnya rekap ulang ini menjadi pro dan kontra dari masyarakat. Ada 7 parpol yang menolak hasil pelaksanaan rekap ulang.

Saat ini anggota KPU Kabupaten Pasuruan sedang membacakan hasil rekapitulasi di Kantor KPU Propinsi Jawa Timur. berikut petikan wawancara wartajatim.com dengan dr. wiwiek Winarningsih, ” Ya kami saat ini melaporkan hasil rekapitulasi ulang dari KPU Kab.pasuruan di KPU Propinsi jatim ” katanya dr.wiwiek kepada wartajatim.com via bbm. (5/5)

Sedangkan Menurut Insan Qoriawan Divisi Teknis, KPUD Kabupaten Pasuruan, mengatakan bahwa “ KPU berusaha melayani dan melaksanakan apa yang di amanatkan dalam aturan dan UU Pemilu. “ Kini KPUD Kab.Pasuruan telah berhasil menyelesaikan rekapitulasi ulang sesuai dengan rekomendasi Bawaslu Jatim untuk 13 Kecamatan serta menuangkannya hasil rekap tersebut dalam form model DB perubahan sekitar pukul 02.30 wib, Senin dini hari tadi. Rencana “ katanya .

Menurutnya, berdasarkan hasil rekapitulasi ulang yang dimulai sejak Jumat (2/5/2014) siang lalu, beberapa Panitia Pemungutan Suara maupun PPK di 13 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan memang menemukan sejumlah perubahan perolehan suara parpol maupun caleg namun hal itu tidak mempengaruhi perolehan kursi parpol dari hasil rekapitulasi sebelumnya.

“Ada beberapa perubahan, tapi itu tidak signifikan dan tidak mempengaruhi perolehan kursi,” tambah pria yang kini mendaftarkan diri lagi sebagai anggota KPU Pasuruan ini.

Ditegaskannya, hasil rekapitulasi ulang yang dilakukan oleh KPU Pasuruan tersebut menunjukkan jika tuduhan banyak pihak terkait adanya manipulasi suara atau penggelembungan suara oleh penyelenggara pemilu tidak terbukti. Artinya, hubungan keterkaitan antara kasus dugaan suap oleh caleg Agustina Amprawati kepada 13 oknum PPK tidak berpengaruh terhadap perolehan suara parpol dan caleg.

“Rata-rata persoalannya akibat kelelahan dari petugas di TPS, salah menyalin dari C1 Plano ke C1 hologram. Hanya persoalan menyalin saja, tidak banyak,” pungkas Insan berdalih

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh wartabromo, ada sekitar 5 Kecamatan dari 13 Kecamatan yang tidak mengalami perubahan perolehan suara yakni  Prigen, Purwosari, Gondang wetan, Winongan dan Beji sementara sisanya rata-rata mengalami perubahan perolehan suara baik tingkat DPR/DPD/DPRD Propinsi maupun DPRD Kabupaten Pasuruan setelah dilakukan hitung suara ulang.(cam/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »