Menyusui Melindungi Anak dari Penyakit Jantung

Jakarta- Menyusui dapat melindungi bayi terhadap penyakit jantung saat ia dewasa kelak. Demikian temuan para peneliti di Amerika Serikat.

Sebaliknya, bayi yang lahir dengan berat yang rendah atau hanya sebentar mendapatkan air susu ibu ketika dewasa mereka cenderung mengembangkan peradangan kronis terkait penyakit jantung.

Para peneliti menemukan hubungan yang signifikan pada hampir 7.000 orang dewasa terhadap tingkat yang lebih tinggi protein C-reaktif (CRP), indikator peradangan, dalam sample darah mereka. Protein hasil produksi hati dan meningkat jumlahnya jika seseorang menderita peradangan.

“Setiap pon berat lahir tambahan memperkirakan konsentrasi CRP lima persen lebih rendah,” kata sebuah pernyataan dari Northwestern University, yang melakukan penelitian yang termuat di dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B.

Mereka yang mendapat ASI tiga sampai 12 bulan memiliki tingkat CRP 20-30% lebih rendah ketimbang yang tidak mendapatkan ASI. Itu menunjukkan ASI sebagai obat untuk mengurangi kadar CRP ketika anak sudah dewasa.

Peradangan kronis telah lama terkait penyakit kardiovaskular. Tetapi apa penyebabnya hingga kini belum jelas.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa menyusui dapat mengurangi faktor risiko utama untuk penyakit jantung ketika dewasa,” kata Alan Guttmacher, direktur Eunice Kennedy Shriver Institut Nasional Kesehatan Anak dan Pengembangan Manusia, seperti melansir nydaily, Kamis (24/04/2014).

Organisasi Kesehatan Dunia menjelaskan menyusui sebagai ‘salah satu cara yang paling efektif’ untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup anak.

Itu merekomendasikan pemberian ASI eksklusif untuk sampai usia enam bulan, tetapi sayangnya ini baru menjamah sekitat 40 persen bayi di seluruh dunia. [aji] (INILAHCOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »