Kebocoran Dugaan Kunci UN di Laporkan Kemendiknas

Surabaya – Dugaan bocornya kunci jawaban UN tingkat SMA kini di ungkap oleh sekjend Ikatan Guru Indonesia (IGI) Mohamad Ikhsan . Sebelumnya pada saat pelaksanaan ujian akan di ungkap akan mengganngu para peserta UN dan pelaksana. Nah setelah pelaksanaan UN inilah kebobocoran dan kecurangan itu di ungkap termasuk d kirmkan ke fb redaksi wartajatim.com. beriut pernyataannya kepada wartajatim.com

Saya memperoleh bocoran kunci jawaban UN SMA ini sejak Senin (14/4) lalu. Ya, sejak pelaksanaan UN SMA hari pertama. Tapi, karena tak ingin mengganggu konsentrasi siswa, saya baru menguploadnya sekarang, menunggu pelaksanaan UN selesai.

Meski hanya dalam bentuk selembar, satu kunci jawaban ini memuat jawaban 20 paket soal sekaligus. Jadi, tak peduli siswa mendapatkan soal dengan kode apa saja, dia (ternyata) sudah memegang kuncinya. Saya juga menyaksikan video amatir yang diambil dari HP pengawas tentang ulah anak-anak ini saat mengerjakan soal. Gila… siswa begitu leluasa memindahkan kunci jawaban ini ke LJUN, dan tanpa sepengetahuan mereka, ini direkam pengawas selama 5 menit sebagai bukti kecurangan ini (sayangnya video belum diedit, wajah siswa belum di-blur, saya belum bisa menampilkannya di sini)

Tentang kunci jawaban Bahasa Inggris yang 2 lembar, itu ada kisahnya sendiri. Saya sudah menuliskannya di status sebelumnya (silakan baca: KUNCI JAWABAN YANG TERTUKAR). Semula siswa “menyalin” kunci jawaban 1, dan pada 15 menit sebelum selesai terjadi kehebohan karena ternyata kunci jawabannya salah. Maka. pengawas pun meluncurkan kunci Bahasa Inggris 2.

Dulu saya heran, kok bisa-bisanya naskah UN sudah dibuat 20 paket dan dilengkapi barcode masih bocor juga? Ternyata di mana-mana maling memang lebih pinter ketimbang polisi. Barcode yang semula digadang-gadang bakalan bisa menjadi pengaman naskah UN pun bisa ditembus dengan amat mudah. Baca teknik “membobol” barcode dengan trik sederhana di Kompasiana saya:
http://edukasi.kompasiana.com/2013/04/18/pakai-barcode-un-20-paket-tetap-bocor-ini-buktinya–552734.html

Saya sudah (pernah) melaporkan temuan seperti ini ke Kemdikbud, tahun lalu. Harapannya, jikapun pelakunya saat itu nggak tertangkap, setidaknya tahun ini dan tahun-tahun mendatang ada antisipasinya. Eh, ternyata nggak juga. Kunci jawaban UN SMA di bawah ini polanya sama persis dengan bocoran UN tahun lalu.

Itu artinya, jika tidak ada antisipasi, maka UN SMP beberapa minggu lagi juga bakal bocor dengan sukses.

Yang terhormat Mendikbud Mohammad Nuh…
Apakah Kemdikbud akan terus membiarkan kecurangan ini?

Siapapun pelakunya, menurut hemat saya, mereka bukan orang sembarangan. Bisa mengakses seluruh paket soal, lalu membuat jawabannya dan menjualnya ke berbagai kota/propinsi, tentu mereka punya network besar, dan akses luas ke soal-soal UN. Saya berharap Kemdikbud melakukan investigasi tuntas soal ini… Tim pengawas dan kepolisian yang diterjunkan Kemdikbud harusnya juga bisa mengendus kecurangan ini dan bahkan menangkap pelakunya.

Tiga tahun guru bekerja keras mendidik siswa agar menjadi sosok yang memiliki integritas, eh harapan ini langsung pupus hanya dalam tiga hari yang terakhir. Bukankah itu sangat tragis? Percuma saja bicara pendidikan karakter di mana-mana, menasehati sampai berbusa-busa, kalau dalam tindakan nyata kita justru membiarkan bahkan memfasilitasi siswa berbuat curang? Generasi macam apa yang kita harapkan bakal muncul dari anak-anak yang dalam prosesnya penuh dengan kepalsuan dan kecurangan?

Saya percaya Kemdikbud punya data kecurangan yang lebih banyak melalui tim profesional yang dibentuknya. Adapun status saya ini, hanyalah sekedar reminder bahwa UN yang selama ini dibangga-banggakan keberhasilannya (jujur dan berprestasi), faktanya penuh kebobrokan.

[BERSAMBUNG]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »